PALING HYPE

Pemkab SBT Peringkat Dua Pelayanan Berbasis Elektronik

KILASMALUKU.ID, BULA,-–Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kabupaten Seram Bagian Timur(SBT) memdapatkan peringkat ke dua dalam menerapkan teknologi digital dalam pelayanan publik. Indikatornya meliputi e-planning, e-budgeting, e-government, keamanan informasi, sampai layanan administrasi berbasis elektronik.

Hasil itu dirilis oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI dengan penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk seluruh daerah di Provinsi Maluku tahun 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) SBT, Sitti Rizki Meutia Manaban mengatakan, setelah melakukanpertemuan dengan Tim Layanan Klinik Pemerintah Digital Komdigi di Jakarta, pada Rabu, 18 Juni 2026. Hasil itu dirilis oleh Komdigi RI. SBT berada pada peringkat ke dua di bawa kota Ambon.

“Rilis skor SPBE ini jadi pengakuan langsung dari pusat atas upaya digitalisasi pemerintahan yang dilakukan Pemda SBT. Dari 11 kabupaten/kota di Maluku, SBT mampu mengungguli 9 daerah lain,”ujarnya Meutia, Jumat(19/6/2026).

Meutia menambahkan, SPBE merupakan indeks nasional yang mengukur seberapa baik pemerintah menerapkan teknologi digital dalam pelayanan publik. Indikatornya meliputi e-planning, e-budgeting, e-government, keamanan informasi, sampai layanan administrasi berbasis elektronik.

“SBT masuk peringkat 2 SPBE se-Maluku setelah Kota Ambon. Ini bukan kerja Kominfo saja, tapi kerja kolektif semua perangkat daerah. Skor SPBE tinggi artinya layanan ke masyarakat makin cepat, data makin valid, dan birokrasi makin efisien,”jelasnya

Ia melanjutkan, pertemuan dengan Layanan Klinik Pemerintah Digital Komdigi beberapa waktu lalu jadi titik balik. Dari situ Pemda SBT dapat arahan teknis untuk memperbaiki domain SPBE yang masih lemah.

“Dengan berada di posisi kedua, SBT mengungguli kabupaten/kota lain di Maluku seperti Maluku Tengah, Buru, Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, dan lainnya. Kota Ambon tetap di puncak sebagai barometer digitalisasi daerah di Provinsi Maluku,”ujarnya.

Katanya, peringkat SPBE ini penting karena jadi rujukan pusat dalam penilaian kinerja pemerintahan digital. Daerah dengan skor bagus berpeluang dapat dukungan program, anggaran, dan pelatihan lanjutan dari Komdigi.

Pihaknya menargetkan, skor SPBE akan terus naik pada tahun-tahun yang akan datang. Olehnya itu dalam Fokusnya ada 3 yang terus yaitu, memperkuat infrastruktur TIK, meningkatkan kapasitas SDM admin e-government di OPD, dan memastikan semua layanan publik punya versi digitalnya.

“Target kami ke depan SBT bisa sejajar atau bahkan geser Kota Ambon. Website desa gratis dari Komdigi yang baru disetujui ini juga akan jadi booster besar untuk skor SPBE 2027,”tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top