KILAS UTAMA

Refleksi Setahun Pemerintahan Fachri-Vitho, Bupati SBT Akui Masih Banyak yang Dibenahi

KILASMALUKU.ID,BULA–Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri-M. Miftah Thoha R Wattimena (Fachri-Miftha) refleksikan satu tahun pemerintahan mereka.

Acara itu digelar di Pantai Wailola,kota Bula,Jumaat(20/2/2026). Dihadiri ribuan warga,acara hiburan dari artis lokal membawakan musik nuansa religi.

Capaian kinerja masa kepemimpinan bupati Fachri Husni Alkatiri dan wakilnya M.Miftah Thoha R Wattimena ditayangkan dalam video dokumenter.

Bukan untuk pencitraan semata namun sejumlah capaian kinerja selama satu tahun ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral kepada masyrakat di Bumi Ita Wotu Nusa yang telah memilih Fachri-Vitho sebagai pemimpin daerah.

Dalam kegiatan yang dilkasnakan pemerintah daerah itu, Bupati Fachri melaunching kampung Ramadhan, Call center 112, Galery sagu SBT serta penyerahan sejumlah unit mobil Ambulance,pembagian Sertifikat Halal,pemberian penghargaan wajib pajak terbaik,Pembagian majalah potret Dinas pertanian (Simbolis).
Serta Open Mic kepada masyarakat yang ingin memberikan kritik,saran dan masukan yang konstrukrif kepada pemerintah.

Dalam sambutan Bupati SBT menyatakan, bahwa Blbulan Ramadhan adalah, bulan introspeksi, bulan untuk memperbaiki diri dan memperkuat komitmen pengabdian. Untuk itu, kata dia,momentum ini sangat tepat untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat capaian, tantangan, dan arah kebijakan pembangunan yang telah dan akan kita jalankan bersama.

“Satu tahun yang telah kita lalui bukanlah perjalanan yang ringan. Sejak kami dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Timur periode 2025–2030, kami berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang, Transparan dan akuntabel Responsif terhadap kebutuhan masyarakat.Berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.Berkeadilan dan berpihak kepada kepentingan rakyat,”ungkap Fachri dalam sambutanya.

Fachri menambahkan,dalam tahun pertama ini, beberapa langkah strategis yang telah kita lakukan antara lain yakni ,pada bidang tata kelola pemerintahan, telah melakukan penguatan sistem administrasi dan disiplin aparatur, mendorong digitalisasi layanan, serta meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

“Kedua, di bidang infrastruktur, kita memprioritaskan pembangunan dan perbaikan jalan penghubung antar kecamatan, peningkatan akses air bersih, serta dukungan sarana pendidikan dan kesehatan, terutama di wilayah terpencil,”tambah Fachri.

Sedangkan ketiga, di bidang pendidikan dan kesehatan, pihaknya berupaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan tenaga medis, serta memastikan pelayanan dasar dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Seram Bagian Timur.

“Keempat, di bidang ekonomi kerakyatan, kita mendorong penguatan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah, serta membuka ruang investasi yang tetap memperhatikan kearifan lokal dan kelestarian lingkungan,”jelasnya.

Meski begitu dirinya menyadari,bahwa masih banyak kekurangan dan tantangan yang harus kita benahi bersama.

Kata dia,pemerintah daerah,terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan. Pembangunan daerah tidak dapat berjalan hanya oleh pemerintah semata. Dibutuhkan dukungan DPRD, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, perempuan, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Mari kita jadikan satu tahun pertama ini sebagai fondasi yang kokoh untuk melangkah lebih jauh dalam empat tahun ke depan,”ajaknya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top