BULA,Kilasmaluku.id—Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Seram Bagian Timur menggelar musyawarah cabang(Muscab) ke IV yang berlangsung di Hotel Surya kota Bula,Sabtu(11/4/2026).
Kegiatan Muscab ini sekaligus dijadikan sebagai momentum dalam melakukan konsolidasi demi memantapkan program kerja lima tahun kedepan.
Kegiatan tersbut dihadiri Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri, Sekertaris daerah A.Q Amahoru, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah(Forkopimda),pimpinan partai Politik serta sejumlah OPD setempat.
Ketua DPC PKB SBT Risman Sibualamo mengatakan, Muscab ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, dan proyeksi perjuangan partai ke depan.
Musyawarah Cabang adalah forum tertinggi di tingkat kabupaten yang menjadi ruang demokrasi kader untuk menentukan arah kepemimpinan dan strategi perjuangan PKB lima tahun ke depan,”ungkap Risman.
Menurutnya,sebagai partai yang lahir dari rahim perjuangan ulama dan warga Nahdliyin, PKB harus terus hadir sebagai partai yang membela kepentingan rakyat kecil, memperjuangkan keadilan sosial, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keutuhan NKRI.
“Untuk itu di Kabupaten Seram Bagian Timur, kita memiliki tanggung jawab besar untuk terus memperkuat struktur partai hingga ke tingkat ranting serta meningkatkan kualitas kaderisasi,”jelasnya.
Risman yang merupakan ketua DPRD SBT itu menambahkan, menjawab kebutuhan masyarakat bukanlah tugas yang ringan. Terlebih dalam kondisi sosial yang semakin kompleks demgan adanya kebijakan pemerintah pusat yakni efisiensi anggaran yang dirasakan semua wilayah.
“Muscab hari ini bukan hanya dilaksanakan senagai wahana memilih kepempinan yang baru. Tetapi menjadi momentum untuk konsolidasi memantapkan program kerja yang strategis guna mendukung eksistensi PKB dalam membela kepentingan rakyat,”ujarnya.
Wakil Ketua DPW PKB Maluku M.Asmin Matdoan mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPC PKB Kabupaten Seram Bagian Timur atas kerja keras dan dedikasi dalam membesarkan partai di daerah ini. Kata dia,tantangan politik ke depan tidaklah ringan. Karena itu, kita membutuhkan kepemimpinan yang solid, struktur yang kuat hingga tingkat ranting, serta kader yang militan dan loyal terhadap garis perjuangan partai.
“PKB harus terus hadir sebagai partai yang membela kepentingan rakyat, menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, serta memperkuat komitmen kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.Di Maluku, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga harmoni, persaudaraan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat,”ucap Matdoan.
Mantan Anggota DPRD kota Ambon itu berpesan kepada seluruh peserta Muscab agar mengedepankan musyawarah, menjaga persatuan, dan menghindari perpecahan.Perbedaan pilihan dalam proses demokrasi adalah hal yang wajar, namun setelah Muscab selesai, kita harus kembali bersatu dalam satu barisan perjuangan.
Dirinya berharap kepengurusan yang terpilih nantinya mampu bekerja lebih progresif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Mari kita siapkan diri sejak sekarang untuk memperkuat basis, memperluas jaringan, dan meningkatkan elektoral PKB di Kabupaten Seram Bagian Timur serta di Provinsi Maluku secara keseluruhan,”tuturnya.(**)