RAGAM

Lestarikan Budaya Pangan Lokal di Hari Kartini, PDIP SBT Gelar Lomba Gulung Papeda

BULA,Kilasmaluku.Id–Dalam rangka memperingati hari Kartini ke 147 tahun, yang jatuh pada tnggal 21 April 2026 kemarin. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Seram Bagian Timur (SBT) menggelar lomba Gulung Papeda.

Kegiatan yang berlangsung di Pujasera,kota Bula, Sabtu (25/4/2026) itu diikuti oleh puluhan ibu-ibu.

Ketua DPC PDI Perjuangan SBT Abdul Aziz Yanlua menyampaikan bahwa, peringatan Hari Kartini ini bukan hanya acara seremonial semata, namun menjadi momentum untuk membangkitkan semangat perjuangan perempuan Indonesia, khususnya perempuan di Kabupaten Seram Bagian Timur.

“Dalam membangkitkan perjuangan perempuan Indonesia. Beliau menegaskan bahwa perempuan akar rumput memiliki peran penting dalam membangun keluarga, masyarakat, serta daerah,”ungkap Yanlua.

Menurut Yanlua, melalui kegiatan lomba gulung papeda ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan, melestarikan budaya lokal, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kreativitas kaum perempuan.

“Saya mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,”jelasnya.

Dirinya menambahkan, DPC PDI Perjuangan sengaja memilih lomba ini dengan gulung papeda agar lebih mendekatkan dengan kebijakan pemerintah daerah soal hilirisasi sagu.

“Jika hilirisasi sagu ini hanya bergerak pada perubahan komoditas dari bahan baku menjadi pati, kita lebih memperkenalkan pada produksi pangan lokal,”jelasnya.

Menurutnya, jika pemanfaatan hasil produksi berbahan pangan lokal baik Sagu tumbuk maupun Bagea dan yang lainya, maka hal itu bisa diusulkan ke Pemerintah Daerah untuk diperjuangkan menjadi hak patent.

“Jadi yang menentukan hak patent ini adalah dari Kementerian Hukum HAM dengan syarat-syarat yang sebagaimana diatur dalam ketentuan perundangan. Tugas Pemerintah Daerah adalah mengakomodasi seluruh hasil produksi khas lokal yang kemudian diperjuangkan untuk dipatenkan,”ungkap Yanlua yang juga ketua Komisi I DPRD SBT.

Sementara Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku Arobi Kelian, menyampaikan apresiasi kepada DPC PDI Perjuangan SBT atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Semangat Kartini harus diwujudkan dalam tindakan nyata, yaitu perempuan yang berdaya secara ekonomi, berani menyuarakan aspirasi, serta mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi perempuan di Maluku, khususnya di SBT, untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya,”tuturnya. (**)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top