AMBON,KilasMaluku.– Longboat berpenumpang empat orang mengalami mati mesin dan terombang ambing saat melaut disekitar Perairan Pulau Martakus, Kabupaten Kepulaun Tanimbar, pada Rabu (22/1) sekitar pukul 09.00 WIT.
Kejadian itu terjadi, setelah Empat Nelayan itu hendak bergegas kembali kedaratan pada pukul 21.00 WIT. Namun tiba-tiba mesin mereka alamai kerusakan. Mereka sempat panik dan langsung menberikan informasi tersebut ke Pos SAR Saumlaki.
Comm Centre Basarnas Ambon yang menerima informasi laka laut dari Pos SAR Saumlaki melaporkan adanya kejadian longboat berpenumpang empat mengalami mati mesin dan terombang ambing disekitar Perairan Pulau Martakus meminta bantuan evakuasi.
Pukul 21.45 wit, Tim Rescue Pos SAR Saumlaki dikerahkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR pada koordinat 8° 2’2.29″S 131°14’51.85″E, jarak -+ 3,9 Nautical Mile, dan Heading 232,25° arah Barat Daya dari Pos SAR Saumlaki.
Satu jam Pencarian, Tim SAR Rescue Pos SAR Saumlaki berhasil menemukan longboat naas tersebut dalam keadaan terombang-ambing dan hanyut -+ 1 Nautical Mile pada koordinat 8° 2’9.96″S 131°15’54.51″E arah Timur dari lokasi kejadian awal. Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Kota Saumlaki guna diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Basarnas Ambon menjelaskan, keempat nelayan tersebut diketahui hendak pergi melaut sekitar pukul 19.00 wit disekitar perairan Pulau Martakus. Setelah aktivitas memancing dan hendak kembali mesin motor tempel mengalami kerusakan. Sempat coba diperbaiki namun tidak bisa.
” Setelah dilaporkan oleh keluarga dan dilakukan tindakan Operasi Pencarian alhamdulillah seluruh korban berhasil ditemukan dengan selamat dan kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” tutup Arafa, Kamis (23/1/2025).
Empat nelayan itu yakni:
1.Finsen Ratuanik L/32 thn
2.Ananias Refwalu L/25 THN
3.Antoni Lololuan L/36 THN
4.Berti Lololuan L/40 Thn. (KM02).