RAGAM

Pemkab SBT Gelar FGD, Komitmen Jadikan Sagu Sebagai Komoditas Unggulan

BULA,Kilasmaluku.id–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) melalui Dinas Pertanian bekerja dengan Masyarakat Sagu Indonesia (Massi), menggelar Focus Group Discussion (FGD) laporan akhir potensi sagu.

Kegiatan tersebut bertempet di Pujasera, Kota Bula, Senin(2/3/2026) malam.

Dihadiri Bupati Fachri Husni Alkatiri, Ketua Massi Prof.Dr.Ir.Bintoro, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta undangan lainnya.

Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri dalam sambutannya menyatakan bahwa, sagu bukan sekadar komoditas pangan bagi masyarakat, akan tetapi merupakan bagian dari identitas, budaya, dan kearifan lokal masyarakat SBT. Kata dia, Sagu telah menjadi sumber kehidupan turun-temurun.

“Serta penopang ketahanan pangan, sekaligus memiliki potensi ekonomi yang sangat besar apabila dikelola secara berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan,”ungkap Fachri dalam sambutanya.

Menurutnya, daerah yang ia pimpin itu memiliki potensi sumber daya sagu yang melimpah. Namun demikian, potensi tersebut perlu didukung dengan data ilmiah yang akurat, termasuk pemetaan potensi dan kajian kekerabatan atau keragaman genetik sagu, sehingga kebijakan yang diambil ke depan benar-benar berbasis data (evidence-based policy).

“Melalui FGD ini, saya berharap kita dapat: Mengkaji secara komprehensif hasil laporan akhir potensi dan kekerabatan sagu. Memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan hasil kajian. Merumuskan rekomendasi strategis bagi pengembangan sagu di Kabupaten SBT,” ucapnya.

Fachri menambahkan,pengembangan sagu ke depan harus diarahkan pada beberapa hal penting, antara lain yakni, penguatan ketahanan pangan daerah. Peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi produk sagu. Pelestarian plasma nutfah dan keanekaragaman hayati sagu serta Pemberdayaan masyarakat adat dan petani sagu sebagai pelaku utama.

Pihaknya, mengapresiasi kerja keras tim penyusun laporan, para peneliti, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan kajian ini. Ia pun berharap, hasilnya benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“Pemkab SBT berkomitmen untuk menjadikan sagu sebagai salah satu komoditas unggulan daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan,”pungkasnya. (**)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top