HUKUM & KRIMINAL

Korban Pengeroyokan di Dusun Jakarta Baru Belum Sadarkan Diri, Keluarga Desak Polres SBB Tangkap Pelaku

Kondisi saat ini, Korban masih terbaring di RSUD Piru, Senin (16/2/2026)

AMBON,Kilasmaluku.id– Keluarga korban penganiayaan yang terjadi di Dusun Jakarta Baru, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Seram Bagian Barat (SBB) mendesak pihak kepolisian bergerak cepat dan segera menangkap para pelaku.

Desakan tersebut buntut salah satu korban penganiayaan atas nama Sadam Husein Waleulu (34) hingga kini masih terbaring lemah dengan kondisi mengenaskan dan belum sadarkan diri di RSUD Piru.

Abas Waleulu, yang merupakan kakak kandung korban, mengaku perihatin melihat kondisi saudaranya. Ia menegaskan agar kasus tersebut secepatnya diusut tuntas dan meminta keadilan pihak kepolisian dalam menyelesaikan masalah ini.

“Jujur saya tidak sanggup melihat kondisi adik saya. Pasca di bawah ke RSU Piru, sampai saat ini masih belum sadarkan diri. Kondisinya cukup parah” ungkap, Abas kesal sembari menahan tangis, Senin (16/2/2026)

Tak hanya itu, Ia meminta adanya partisipasi kepala Lokki dan kepala Dusun Jakarta Baru serta pihak terkait agar lebih kooperatif dan membantu kepolisian untuk mengungkap dan menangkap pelaku.

Hal tersebut kata Abas, demi menghindari dan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah kecamatan huamual jelang bulan suci ramadhan.

“Jujur secara pribadi, kami sekeluarga hanya ingin pelaku secepatnya diamankan. Namun, apabila dalam rentan waktu ke depan tidak ada kejelasan. Maka, jangan salahkan jika masalah ini diselesaikan pakai cara kami sendiri. “Kasiang sapa seng emosi dan tega liat dia pung adik terbaring deng keadaan bagini” tegasnya, sambil menangis dan penuh amarah

Dirinya berharap, ada langkah tegas dari Kapolres seram bagian barat untuk secepatnya menuntaskan kasus ini dan menangkap serta mengadili para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

“Semoga harapan ini bisa menjadi perhatian dan atensi dari Bapak Kapolres SBB. Kasihan tinggal beberap hari lagi memasuki Ramadhan, tentu anak dan istri adik saya butuh sosok ayah suami di malam pertama Ramadhan” pungkasnya penuh haru

Hingga berita ini dipublis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian resort seram bagian barat terkait kasus tersebut pasca dibuat laporan polisi pada Senin Malam di ruang SPKT. (**)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top