AMBON,Kilasmaluku.id– Assyukur Lewataka, salah satu kontraktor asal Kabupaten Seram Timur (SBT) terancam dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penipuan terhadap korban Ibu Karepesina.
Menurut korban, Assyukur Lewataka hingga kini belum mengembalikan uang sebesar Rp 40 juta yang dipinjam untuk kepentingan proyek miliknya dan berjanji akan segera dikembalikan.
Mirisnya, sudah 6 bulan lebih sejak November 2025 hingga Februari 2026 Assyukur Lewataka belum juga ada itikad baik untuk mengembalikan.
“Katanya uang itu digukan untuk kepentingan pengurusan proyek, dan untuk pengurusan operasional. Ia berjanji akan kembalikan uang itu jika sudah selesai pencairan. Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan” ungkap, korban kepada Kilasmaluku.id, Kamis (19/2/2026)
Korban mengaku dipermainkan. Assyukur Lewataka terkesan menghindar ketika ditagi uang milik korban. Bahkan, korban ketika menghubungi via telepon dan pesan singkat via WhatsAp, Lewataka tidak merespon.
Sikap tak kooperatif Lewataka ini membuat korban geram dan mengancam akan memproses masalah ini ke jalur hukum atas dugaan penipuan dan penggelapan.
“Dia (Lewataka) janji akan kembalikan uang secepatnya. Namun, saat dihubungi selalu beralasan. Barusan dia chating untuk secepatnya ditransfer. Tapi sampai kini tak ada kejelasan” jelas korban.
Dengan nada tegas, korban menyampaikan, jika besok tidak ada kejelasan dari Lewataka. Maka, masalah ini akan diproses hukum tanpa ada kompromi. Tegas korban
Sementara Assyukur Lewataka yang dikonfirmasi media ini melalui panggilan telepen dan pesan singkat via whatsAp tidak merespon. (**)