AMBON,Kilasmaluku.Id– Para korban kebakaran pasar rakyat Kota Piru, mengaku kecewa dengan pemerintah daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang terkesan tutup mata dan bahkan tidak peduli dengan musibah yang mereka alami.
Pasalnya, pasca peristiwa kebakaran beberapa waktu lalu yang mengakibatkan para pedagang mengalami kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini, tidak ada perhatian apapun dari pemerintah daerah setempat.
Dany, selaku pemilik counter “Dany Cell” yang merupakan salah satu korban kebakaran, mengaku kecewa, pemerintah daerah dinilai tidak peduli dengan musibah yang dialami para pedagang.
“Sampai detik ini tidak ada upaya apapun dari pemerintah daerah, mereka tutup mata dan bahkan tidak peduli dengan nasib kami” ungkap Dany kecewa, saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026)
Dany mengaku, bahwa usai peristiwa kebakaran, Ia bersama para korban lainnya telah menerima bantuan sembako. Namun, bukan dari pemerintah daerah Seram Bagian Barat, melainkan dari salah satu anggota DPR RI.
Mirisnya, dari pihak pemerintah daerah, jangankan bantuan atau tindak lanjut sebagai bentuk kepedulian, sebatas sembangi para korban pasca kebakaran saja sampai detik ini tidak pernah sama sekali.
Padahal lanjut Dany, sejak kebakaran terjadi, wakil Bupati Selfinus Kainama, sempat hadir dan menyaksikan langsung peristiwa kebakaran tersebut. Namun, hanya sebatas melihat dan kembali pergi tanpa menengok ke belakang. Seakan tak mau tahu dan tidak peduli dengan nasib para korban.
“Kami berdagang di pasar rakyat Piru ini sudah puluhan tahun, segala bentuk kewajiban berupa retribusi sudah kami penuhi dan jalankan. Namun, ketika musibah ini terjadi, pemerintah daerah justru palingkan wajah dan bahkan tidak peduli. Jujur kami sangat kecewa” cetusnya
Dany menambahkan, bahwa saat ini para pedagang harus berjuang kembali benahi segala kerusakan maupun kerugian mereka sendiri. Tanpa sentuhan apapun dari Pemerintah daerah Seram Bagian Barat.
Mereka berharap kiranya ada upaya serius dari pemerintah daerah seram bagian Barat untuk lebih perihatin terhadap nasib para korban kebakaran.
“Kami berharap adanya upaya tindak lanjut dari Bupati Asri Arman dan Wakil Bupati Selfinus Kainama, terhadap kami para korban kebakaran. Karena sampai detik ini kami tak disentuh bahkan walau hanya sekedar menyambangi” pintanya penuh harap.
Diketahui, peristiwa kebakaran pasar rakyat Piru hingga kini masih dalam proses penyelidikan kepolisian resort seram bagian Barat terkait penyebab pasti peristiwa kebakaran yang menghanguskan harta benda milik para pedagang. (**)