AMBON,Kilasmaluku.id– Konsorsium Pemuda Seram (Konsperam) angkat bicara terkait tuduhan yang belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial dan menyasar nama baik Sekretaris Daerah (Sekda), Ir. Sadli Ie.
Konsperam menuding balik pihak-pihak yang menyebarkan opini yang tidak bisa dibuktikan adalah “oknum penyebar fitnah” dan meminta agar publik tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Dalam pernyataan resminya, Ketua Bidang Advokasi Hukum Dan Hak Asasi Manusia Ari Selano, menyatakan bahwa tuduhan yang beredar merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menjatuhkan kredibilitas Sekda yang selama ini dikenal profesional dalam menjalankan tugas.
“Kami menduga kuat ada oknum yang sengaja menyebarkan fitnah demi kepentingan pribadi atau politik. Jangan rusak nama baik Sekda hanya karena ambisi sesaat,” tegasnya dalam konferensi pers. Sabtu, (6/09/2025)
“Lebih lanjut, Fungsionaris Konsperam tersebut mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas penyebar informasi bohong yang dianggap dapat menimbulkan keresahan di masyarakat dan mencemarkan nama baik pejabat publik.” Lanjut Ari
Tuduhan pemalsuan dokumen yang diisukan itu, kata Ari, dokumen jenis apa?? Dan seperti apa dokumen itu, selain itu informasi yang menyebutkan bahwa sumber dari orang dalam, siapa orang dalam itu??? Jangan hanya sekedar memfitnah untuk memuluskan kepentingan sekelompok orang tertentu, jangan berasumsi Dan membuat gosip yang sangat tidak beretika,” kata ari
Isu yang menyeret nama Sekda ini mencuat sejak beberapa hari terakhir, merupakan narasi yang dinilai provokatif. Sebab hingga kini, belum ada bukti konkret yang disampaikan ke publik.
Konsperam kecam oknum penyebar berita hoax serta mengajak masyarakat untuk lebih bijak menyikapi setiap informasi yang tersebar, terutama di media sosial, dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum jelas kebenarannya. (**)