AMBON,KilasMaluku –Libur hari besar nasional dan juga libur panjang selalu dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk berlibur bersama dengan keluarga sambil menikmati keindahan alam, laut dan juga pegunungan dan tempat wisata lainnya.
Mudin Wael, Plh Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Provinsi Maluku, mengatakan bahwa dalam pengamatan pihaknya sangat berdampak kepada pariwisata Maluku yakni dengan banyaknya pengunjung yang datang mengunjungi berbagai tempat wisata seperti Pantai Liang dan Pantai Namalatu yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Maluku.
“Namun angka pasti para pengunjung belum dirinci secara pasti karena masih menunggu laporan petugas dilapangan”Ujar Mudin yang juga Kepala Bagian Destinasi Dispar Maluku, Kamis (30/1/2025)
Kebanyakan wisatawan yang datang lanjut Mudin, adalah wisatawan lokal yang berada di Kota Ambon dan sekitarnya.
Terpisah, I Ketut Gunarta General Manager Swiss belhotel Ambon mengatakan bahwa libur panjang ini harusnya menjadi momentum ramainya para wisatawan datang berlibur ke Maluku sehingga berdampak terhadap bidang perhotelan dan ada dampak ekonomi lainnya ternyata tidak seperti yang diharapkan.
Menurut Gunarta data yang dimiliki pihak perhotelan ternyata dipertengahan bulan januari 2025 ini tingkat okupansi mengalami penurunan drastis hingga 50 persen. Dari sisi penerbangan sendiri menurut pihak Bandara Pattimurapun libur panjang ini harusnya menjadi Peak Season tetapi ternyata menjadi Low Season.
“Sehingga ada maskapai penerbangan yang akhirnya tidak beroperasi pada saat musim libur panjang pekan lalu.Penyebabnya adalah okupansi penumpang tidak mencukupi” jelas Gunarta
“Itu artinya para turis yang berkunjung ke Maluku itu sepi dan akibatnya libur panjang tersebut tidak berdampak bagi perkembangan pariwisata Maluku” ujarnya menambahkan
Ketika ditanya apa yang harus dirubah dari konsep pariwisata Maluku sehingga kedepan Pariwisata Maluku lebih maju lagi, Gunarta mengatakan bahwa selama ini pariwisata masih mengandalkan MICE (Meeting, Incentives, Convention and Exhibitions ) harusnya semua pihak terkait dapat duduk bersama lagi sehingga dapat merumuskan konsep Pariwisata Maluku lebih variatif lagi dan lebih maju.pungkasnya (ZA)