AMBON,KM– Jembatan penghubung yang terdapat di Dusun Talaga, Desa Piru, Seram Bagian Barat (SBB) telah selesai dikerjakan. Namun, belum bisa dilewati kendaraan.
Pasalnya, belum dilakukan penimbunan dan pengerataan bekas galian bagian got jembatan. Warga dan para pengendara masih melewati jembatan darurat yang dibuat dengan batang kelapa.
Arafat, selaku Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Seram Bagian Barat (SBB) yang dikonfirmasi menyampaikan, jembatan tersebut akan dilakukan penimbunan dalam waktu dekat.
“Jembatan tersebut akan ditimbu dalam waktu dekat” katanya singkat, kepada Kilasmaluku.id Senin (20/1/2025)
Diketahui, jembatan tersebut dikerjakan sejak 2024 lalu akibat roboh dihantam banjir dan longsor. Para pengendara harus melewati jembatan darurat.
Kondisi jembatan darurat yang licin dan berlumpur membuat para pengendara harus berhati hati melewati jembatan batang kelapa itu.
Bahkan, belum lama ini sebuah mobil truck pengangkut barang hampir terbalik saat melawati jembatan tersebut.
Jembatan itu, merupakan salah satu akses penghubung masyarakat huamual menuju kota piru, ibu kota kabupaten seram bagian barat. (KM01)