AMBON,KM.– Hilang selama lima hari, Rivan Wali, bocah laki-laki (13) tahun yang diduga dibawa lari buaya berhasil ditemukan oleh Tim Sar gabungan dan warga setempat dalam keadaan meninggal dunia.
Korban tersebut hilang saat hendak mandi di kali waeapo, Kabupaten Buru beberapa hari lalu bersama temannya.
Pencarian korban dimulai sejak pukul 07.00 WIT pagi, menggunakan speedboat boat Polairud dan Longboat masyarakat, Tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian korban. Upaya pencarian terus dilakukan sejauh -+ 38 Nm arah Timur dari Dusun Baman.
Ditengah pencarian, memasuki pukul 12.50 WIT, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, M Arafah mengatakan, operasi pencarian terhadap korban anak laki-laki asal Dusun Baman, Kabupaten Buru alhamdulillah membuahkan hasil pada hari kelima pencarian.
“Siang tadi sekitar pukul 12 korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 500 dari lokasi kejadian,” ungkap Arafan.

Korban pun langsung dievakuasi Tim SAR Gabungan menuju Dusun Baman guna diserahkan kepada pihak keluarga.
Arafah juga mengucapakan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras selama lima hari pencarian, walaupun ditengah kondisi curah hujan yang cukup tinggi.
Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh Unsur Potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih.
Adapun tim yang turut terlibat yakni, Pos SAR Namlea : 5, Polairud Kab, Buru : 4, Polsek Kab, Buru : 3, BPBD Kab, Buru : 1 dan 12 orang warga setempat.
Diketahui sebelumnya, Revan Wali bocah 13 tahun itu diduga dibawa kabur oleh se ekor buaya di sungai Waeapo, Dusun Baman, Desa Ohilahin, Kecamatan Lolongguba, Kabupaten Buru, pada Selasa (2/7/2024) lalu bersama temannya Randi Rumbia.(KM02).