KILAS AMBON

Hanyut Terbawa Arus Sungai, Bocah 13 Tahun ditemukan Tak Bernyawa di Bawah JMP

AMBON, KM– Hanyut terbawa arus sungai, bocah 13 tahun asal Kahena, desa Batu merah Kecamatan Sirimau Kota ambon ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di bawah Jembatan Merah Putuh (JMP), Rabu (5/6/2024) sekitar pukul 17.20 WIT.

Bocah malang itu diketahui bernama Abdul Karim Sangadji. Awalnya, korban bersama dua temannya asyik mendi di daerah tak jauh dari kediaman dengan cuaca hujan deras dan air sungai yang mulai banjir kencang.

Melihat air suangi yang banjir deras, ketiga bocah itu lalu berhenti dan langsung berbalik untuk pulang. Namun, dengan nekat tiga orang bocah itu tetap ingin menyebrangi sungai.

Saling berpegangan tangan, ketiga bocah itu menyebrang sungai. Namun, akibat arus sungai kencang, kaki korban tergelincir dan langsung dibawah arus sungai.

Melihat korban yang terbawa arus dua orang temannya, Ahmad Zaky Syauta Alias Zazy dan Ali Marhuf Lulang kemudian melaporkan kejadian itu kepada orang korban. Kemudian ibu korban bersama dengan masyarakat setempat untuk mencari korban.

Barulah sekitar pukul 13.20 WIT Babinkamtibmas Negeri Batu Merah bersama 3 tim SAR tiba di lokasi untuk mencari korban

Pencarian kepada korban dimulai dari pesisir kali arbes, kahena hingga ke pesisir pantai Desa Galala.

Barulah sekitar pukul 17.20 WIT korban di temukan di sekitaran pesisir JMP oleh saksi Abdullah Karepesina dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara.

“Saat ditemuka korban dalam kondisi tidak bernyawa. Selanjutnya jenazah korban dibawah keluarganya ke kampung halaman yang bertempat di desa Rohomoni, kecamatan Kepulauan Haruku” demikian Babinkamtibmas Nader.(KM01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top