EKONOMI

SDM Maluku Belum Kompetitif di Dunia Kerja, Roberth Tanamal : Harus Paham Apa yang Diinginkan Industri

AMBON,Kilasmaluku.Id– Pembangunan Maluku Integrated Port (MIP) yang sementara dalam proses visibility studi diharapkan nantinya akan menyerap tenaga kerja lokal yang mumpuni dan tentunya membawa dampak ekonomi bagi masyarakat Maluku.

Seiring dengan itu penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kiranya harus menjadi perhatian serius dari Pemerintah dan pihak terkait lainnya. Hal tersebut juga mendapat perhatian serius dari Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Maluku Roberth Tanamal kepada Kilasmaluku Sabtu (27/12/2025).

“Kita harus paham dan mengerti kebutuhan dari yang dibutuhkan industri semisal Maluku Integreted Port jika beroperasi nantinya itu apa, khususnya tenaga kerja.Sehingga kesiapan tenaga kerja itu berdasarakan kebutuhan yang diinginkan”Ujar Tanamal.

Selanjutnya Tanamal juga menyoroti soal rendahnya SDM yang menurutnya harus lebih ke Soft Skill, tetapi untuk Hard Skill tidak perlu diragukan lagi.

Selain itu, faktor pendidikan memegang peranan penting bagaimana meningkatkan soft skill seseorang. Karena nantinya secara kompetitif soft skill mereka bagus, gampang untuk memasuki dunia kerja.

Disinggung soal tingkat pengangguran terbuka yang tinggi di Maluku Tanamal menjelaskan bahwa selama ini belum adanya link and match antara industri dan pendidikan.

Jadi jika masih adanya lulusan perguruan tinggi yang belum diterima bekerja disuatu industri bukan karena tidak mampu, tetapi karena memang industri tidak memerlukan keahlian yang mereka punya atau tidak sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh industri.

“Untuk itulah dibutuhkan kolaborasi antara Pemerintah,dunia pendidikan dan tentu saja dunia usaha agar dapat menciptkan SDM yang berkulitas yang dapat bersaing dalam sebuah industri”. harap Tanamal ( ZA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top