AMBON.KM,- Pemerintahan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang belum genap setahun kini terlihat mulai tidak harmonis.
Hal itu, terlihat dari video yang beredar di masyarakat dimana Wakil Gubernur Abdullah Vanath dalam penyampaiannya mengatakan bahwa “mudah -mudahan kita semua hidup baik-baik,tapi beta rasa tidak seindah yang katong punya”.
Pernyataan ini seolah-olah menandakan bahwa ada rasa kekecewaan Abdullah Vanath kepada keadaan yang membuatnya tidak nyaman selama ini.
Menurut sumber terpercaya Kilasmaluku.id di kantor Gubernur Maluku juga mengatakan bahwa sumber masalah juga berasal dari penempatan orang-orang yang berada di kubu Abdullah Vanath yang akan ditempatkan di susunan kabinet Lawamena nantinya.
“Belum ada titik temu antara Gubernur dan Wagub soal siapa yang akan duduk di kabinet Lawamena nanti”Ujar sumber terpercaya kepada Kilasmaluku.id Selasa (19/8/2025).
Sementara itu Sam Latuconsina selaku Tim Sukses Lawamena pada saat kampanye saat dihubungi Kilasmaluku.id via telepon selular mengatakan bahwa kisruh yang terjadi antara kedua pemimpin Maluku tersebut dirinya telah mendengarnya namun dirinya memilih tidak berkomentar.
“Saya No Comment dulu untuk masalah ini, saya belum bisa berbicara atau memberikan pendapat kepada media untuk saat ini dan ada waktunya nanti”,Ujar Sam yang juga Ketua Umum KONI Maluku.
Disisi lain Fajrin Rumalutur selaku Founder Maluku Data Network mengatakan bahwa seharusnya kedua Pemimpin Maluku ini harus kompak dalam menjalankan roda pemerintahan Maluku kedepan.
“Sebagai Wakil Gubernur dirinya harus tahu aturan dan undang-undang yang berlaku bahwa dirinya adalah pembantu Gubernur dan tidak ada Matahari Kembar dalam Pemerintahan manapun termasuk di Maluku”,Jelas Fajrin penuh sesal kejadian yang terjadi saat ini.
Fajrin juga menambahkan bahwa kalau ketidak harmonisan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku ini terus berlarut maka akan mengganggu roda pemerintahan dan rakyat tidak akan percaya lagi dengan janji-janji mereka saat kampanye yaitu mensejahterakan rakyat. Pungkas Fajrin.(ZA)