AMBON,KilasMaluku.– Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, resmi mencanangkan Dies Natalis ke-62 tahun 2025 dengan semangat refleksi atas perjalanannya sebagai institusi pendidikan berbasis kepulauan.
Pencanangan itu berlangsung di Lapangan Rektorat Unpatti, Senin (24/2/2025) dengan ema “Tingkatkan Prestasi dan Junjung Tinggi Sportivitas untuk Gold Generation Unpatti Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dies Natalis ke-62 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran universitas dalam mencetak Generasi Emas 2045 yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Hal itu juga disesuaikan dengan arti dari tema yang diangkat hari ini yakni menekankan pentingnya mentalitas kompetitif, sportivitas, serta kesiapan menghadapi tantangan masa dimasa yang akan datang.
Kegiatan tersebut digelar dengan berbagai agenda akademika hingga non-akademik seperti Lari Obor Unpatti, yang diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas. Lari dimulai dari Lapangan Merdeka Ambon dan berakhir di Lapangan Rektorat Unpatti, sebagai simbol semangat perjuangan dan kebersamaan.
Usai tiba dinkampus, Obor tersebut kemudian diterima oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBIS) dan diserahkan kepada Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Lewakabessy. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia, Prof. Dr. Fauzan.
Rektor Unpatti, Prof. Fredy Leiwakanessy dalam sambutannya mengatakan, usia 62 tahun bagi Unpatti bukan lagi usia yang muda. Maka dari itu, Unpatti akan terus berupaya menjadi universitas yang maju dan mandiri menuju Indonesia Emas 2045.
“Unpatti harus terus berkarya dan bersemangat untuk terus membangun di semua aspek demi kemajuan bangsa dan negara terutama membangun masyarakat di Maluku,” kata Rektor dalam rilsinya, Selasa (25/2/2025).
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia, Prof. Dr. Fauzan.l, menegaskan bahwa perguruan tinggi termasuk Unpatti, memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi unggul dalam memajukan lembaga ini.
“ Mari kit bersama-sama menyiapkan energi untuk membangun masa depan yang lebih baik. Perguruan tinggi memiliki peran krusial dalam mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” kata Fauzan.

Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalis, Dr. Bin Raudha Arif Hanoeboen, mengatakan peringatan Dies Natalis ke-62 menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Unpatti.
Dies Natalis ungkap Arif, mengusung logo berbentuk perahu emas, yang melambangkan ketangguhan institusi dalam menghadapi tantangan serta komitmennya dalam mengarungi samudra ilmu pengetahuan.
“Sportivitas yang kami maksud bukan hanya dalam kompetisi olahraga, tetapi juga dalam pola pikir dan mentalitas. Generasi emas yang kita siapkan harus memiliki karakter tangguh, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai akademik,” pungkasnya. (KM02).