KILAS AMBON

Guru-Guru di Malteng Belum Terima TPG dan THR, Ketua Pukat Seram Kecam Sikap Pemda yang Tidak Responsif

Fahri Asyatri, Ketua LSM Pukat Seram

AMBON,KM– Pemerintah daerah kabupaten Maluku Tengah dinilai cuek dan tidak peduli dengan nasib puluhan guru. Selama 3 bulan lebih hak para guru berupa Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan THR tidak diberikan pemerintah daerah setempat.

Fahri Asyatri, ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PUKAT Seram menyayangkan sikap pemerintah daerah Maluku tengah yang tidak responsif terkait keluhan puluhan guru di berbagai kecamatan di Maluku Tengah.

“Puluhan guru mempertanyakan TPG 2024 triwulan 3 dan 4 serta THR kenapa belum juga dibayar oleh pemda. Harusnya humas pemda atau jubir pemda sampaikan ke kadis pendidikan Malteng berikan penjelasan ke publik agar perkara ini jadi terang sebelum segala sesuatunya menjadi blunder” ujar, Fahri, kepada Kilasmaluku.id, Sabtu (14/12/2024)

Selanjutnya, yang lebih disayangkan, guru guru yang beragama kristen 11 hari lagi akan merayakan Natal. Tentunya, segela keperluan dibutuhkan. Namun, lagi lagi pemerintah daerah Maluku Tengah terkesan tidak peduli dengan hak para guru.

“Masa mereka harus dibiarkan merayakan hari besar dlm keadaan hak mereka ngambang tiap tahun?!” Kesalnya

Dirinya menduga TPG jika tidak dapat dibayarkan berarti Kas APBD kosong, Data dari daerah tidak lengkap dan bisa jadi dipakai oleh pemda untuk kegiatan lain, sengaja ditahan di bank untuk nego bunga dan digelapkan atau dikuropsi.

Selain itu, Plt Kadis Pendidikan Malteng harusnya lebih responsif untuk lakukan konfrensi pers ke publik dan berikan penjelasan dari 5 alasan itu mana yang masuk disertai alasan dan solusinya agar guru guru mendapat keterangan resmi yang jelas terkait hak para guru.

“Sekali lagi harus fahami kata “Hak” Pejabat itu harus responsif merasakan keluhan rakyat. Kalau kadis tidak tahu, Pj Bupati mesti perintah Kabag Humas yang bicara. Pemerintahan macam apa yang hak hak guru tidak jelas mereka cuma diam? yang terkesan cara kelola pemerintahan yang rusak” pungkasnya (KM01)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top