KILAS AMBON

Pemkab Sula Gelar Evaluasi Perkembangan Transmigrasi Mangoli

Asisten II Pemda Kepsul Abdi Umagapi, S.Hut., M.Si

AMBON,KM– Kerjasama Fakultas ekonomi dan Manajemen ITB Pemerintah daerah kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara melaksanakan evaluasi perkembangan kawasan transmigrasi Mangoli.

Giat tersebut diselenggarakan di ruang aula Istana Daerah (Isda) Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kapulauan Sula, Maluku Utara, Rabu (10/7/2024)

Selain ITB juga Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Focus Group Discussion (FGD)

Turut hadir dalam kegiatan itu, Abdi Umagapi, S.Hut., M.Si, Asisten II Pemda, Kader Sapsuha, Anggota DPRD, Ir. Pryianto Harsono, Perwakilan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Pimpinan OPD, Jusup Joi Sangaji, S.Pd, Kabid P2KP Transmigrasi serta dihadiri kurang lebih 30 Orang.

Bupati pemda Kepulauan Sula dalam sambutan yang diwakili Asisten II Abdi Umagapi, S.Hut., M.Si, menyampaikan, transmigrasi merupakan sebuah program pemerintah yang sejatinya telah hadir sejak zaman kolonial.

“Tujuan dimulai program transmigrasi adalah pemindahan dan penyebaran penduduk dengan maksud untuk dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, serta menjadi pusat pengembangan wilayah baru” ujar, Bupati dalam sambutan yang diwakili Asisten II

Hal ini lanjut Bupati. dapat terwujud dengan memanfaatkan secara maksimal sumber daya alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) dari daerah baru dan meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa dari program terpadu dan lintas sektoral.

Lebih lanjut disampiakan, Penyelenggaraan Transmigrasi telah diatur dalam Undang-undang Nomor 29 Tahun 2009 tentang Ketransmigrasian dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2014 Meskipun regulasi transmigrasi berubah-ubah namun tetap pada tujuan.

“Peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pembangunan daerah serta memperkukuh persatuan dan Kesatuan bangsa yang mana diawali dengan Peraturan Menteri Desa PDTT” ucapnya

Selain itu, Mangole merupakan kawasan transmigrasi yang masuk dalam 52 program prioritas nasional sehingga diharapkan kegiatan ini akan bermuara pada gambaran yang semakin nyata terhadap apa yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula dalam mendukung perkembangan Kawasan.

Kemudian, maju mundurnya Kawasan transmigras di Kepulauan Sula tergantung pada seberapa besar dukungan dari berbagai arah Kebijakan daerah yang handal mendorong pencapaian tujuan dari transmigrasi.

“Semoga dengan “Focus Group Discussion
(FGD)” ini dapat menangkap dan menampung informasi serta menetapkan program dan kebijakan dalam mencapai tujuan dari transmigrasi” harapnya (KM01)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

To Top