AMBON,KM. – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku bersama Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Maluku, melakukan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga guna memberantas judi online.
Kolaborasi ini terbangun dalam silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku, Yamin bersama Kabinda R. Harys Soeryo Mahendro, yang berlangsung di Kantor Kemenag Maluku, Rabu (3/7/2024).
Kakanwil, Maluku Dr. Yamin menangatakan bahwa hingga hari ini pihaknya juga telah menggencarkan kampanye berantas judi online dan itu sudah dilakukan sampai tingkat satker bawah.
“Gus Menteri Agama juga telah mengarahkan seluruh ASN Kementerian Agama di Indonesia untuk gencar mensosialisasikan pemberantasan judi online ini, dan kami siap untuk berkolaborasi,” kata Yamin.
Untuk Pilkada serentak, kata Yamin, pihaknya juga telah siap bergandengan tangan bersama Binda Maluku untuk menciptakan pemilu damai, rukun, aman, dan harmonis.
Selain itu, Ia juga menyarankan untuk membentuk tim ahli yang akan melacak dan mendeteksi setiap ASN, sehingga dapat dengan cepat mengetahui para pelaku judi online.
“Ini kami sarankan. Kalau narkoba ada tim ahli yang mengecek melalui tes urin. Perkara judi online ini juga harus ada pembentukan tim ahli yang akan bertugas melacak pelaku-pelaku judi online,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabinda Maluku, R. Harys Soeryo Mahendro mengatakan, hingga saat ini masi ada banyak kasus akibat terlilit utang judi online. Judi Online sudah 300 Triliyun ke Kamboja. BIN secara maraton berusaha keras memberantas persoalan kebangsaan saat tersebebut.
“Tentu kita prihatin dan turut berduka atas kejadian tersebut. Bahkan sampai ada Polwan nekat membakar suaminya lantaran perkara kasus judi online ini. Untuk itu, kita mendatangi bapak Ka.Kanwil untuk sama-sama kita bersinergi memberantas penyakit judi online ini,” ungkapanya.
BIN juga akan terus berkomitmen menempuh segala upaya untuk memberantas judi online. Namun demikian, hal ini juga membutuhkan dukungan dari tokoh agama dan seluruh komponen masyarakat.
“Ini juga memerlukan dukungan semua pihak, dan kami paham betul Kanwil Kemenag Provinsi Maluku sebagai mitra strategis lembaga keagamaan dan sebagai kementerian yang memiliki jajaran dari Kanwil hingga tingkat KUA,” ujarnya.
Selain menangani konten judi online, Binda juga menggandeng Kanwil Kemenag Provinsi Maluku untuk bersama-sama menyukseskan Pilkada 2024.
“Jadi, Binda Maluku juga akan terus menguatkan komitmen, sinergitas dan kolaborasi menghadapi Pilkada serentak, selain pemberantasan judi online,” tandasya. (KM02/**).
Total Lima Jemaah Haji Asal Maluku Wafat di Tanah Suci Makaah
AMBON,KM–Sebanyak Lima orang Jemaah Haji Indonesia asal Provinsi Maluku dinyatakan Wafat di Tanah Suci Makkah. Dari lima orang tersebut terdapat satu jemaah haji asal Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dinyatakan Syahid.
Dari lima Jamaah yang wafat tersebut mereka diantaranya, H. Gustiari Pawae Bin Abusalam Pawae , Jemaah Kloter 30 UPG asal Kabupaten Maluku Tengah, H. Kemis Sumarto Kartawirja, Jemaah Kloter 30 UPG asal Kabupaten Buru, Hj. Halima Fakaoubun Binti Muh Mahmud Rahanyamtel, Jemaah Kloter 30 UPG asal Kabupaten Maluku Tenggara, Hj. Bairadja Binti Abdul Rahman Lating, Jemaah Kloter 27 UPG asal Kota Ambon, dan Hj. Sin binti Abu Hasan Kakiay, Jemaah Kloter 27 asal Kabupaten Seram
Bagian Barat.
Hal tersebut disampaiakan panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Provinsi Maluku melaporkan berdasrakan data real time dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag Provinsi Maluku.
Sebagian besar jamaah yang wafat dilaporkan termasuk dalam kategori risiko tinggi (risti), namun terdapat beberapa juga termasuk dalam non- risti. Lokasi wafat para jamaah tersebut tersebar di Kota Makkah.
Ketua PPIH EHA Provinsi Maluku H. Djumadi Wali, menyatakan bahwa, kualitas kesehatan jamaah haji mulai menurun lantaran cuaca panas.
“Kelelahan saat perjalanan dari Makkah ke Arafah dalam cuaca panas, turun dari bus ke tenda dengan suhu panas, dan kondisi kurang prima memperburuk kondisi kesehatan jamaah,” ungkap Djumadi dalam pemberitaannya yang dikutip KilasMaluku.id dari Tim Media Center Maluku, Selasa (2/7/2024) kemarin.
Untuk itu, Djumadi mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga makan dan minum, serta tidak lupa minum oralit untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas dan kering.
Sementara itu, Ketua Tim Humas dan Publikasi Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Zamhir Musaad membenarkan hal demikian setelah di konfirmasi KilasMaluku.id.
“Iya memang betul sudah ada lima jamaah Haji asal maluku yang dinyatakan meninggal dunia,” ungkapya, Rabu (3/7/2024).(KM02/***).